LPDP menyediakan dana magang luar negeri hingga Rp 45 juta per bulan tergantung negara tujuan melalui program Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI). Untuk pendaftaran gelombang 2 tahun 2026 yang biasanya dibuka pertengahan tahun, mahasiswa Indonesia perlu mempersiapkan berkas sejak sekarang. Artikel ini berfokus pada dua hal yang paling sering ditanyakan dan jarang dijelaskan secara rinci: berapa persis dana yang diterima per negara dalam Rupiah, dan bagaimana langkah-langkah pendaftaran online secara konkret.

Apa bedanya LPDP Magang vs LPDP Beasiswa Gelar?

Banyak mahasiswa salah paham bahwa LPDP hanya untuk S2 atau S3. Faktanya, jalur non-gelar dalam BPI memungkinkan magang internasional murni tanpa harus mengambil gelar. Berikut perbandingan lengkapnya:

Aspek LPDP Magang (Non-Gelar) LPDP Beasiswa Gelar (S2/S3)
Tujuan Pengalaman kerja profesional internasional Gelar S2 atau S3 di luar negeri
Durasi 2 hingga 6 bulan 2 hingga 4 tahun
Dana yang ditanggung Living allowance + travel allowance + asuransi Biaya kuliah penuh + living allowance + tiket + asuransi
Persyaratan utama Surat penerimaan magang dari perusahaan/institusi luar negeri, tidak perlu LoA universitas Letter of Acceptance (LoA) dari universitas mitra LPDP
Status pendaftar Mahasiswa aktif semester 5 ke atas, atau fresh graduate (maks. 2 tahun) Semua jenjang yang sudah menyelesaikan gelar sebelumnya
Proses seleksi Lebih cepat: 1 hingga 2 bulan seleksi Lebih panjang: 3 hingga 6 bulan seleksi

Catatan penting: Program non-gelar LPDP untuk magang adalah jalur yang berbeda dari LPDP Reguler. Pastikan kamu memilih jenis program yang tepat saat mendaftar di portal resmi beasiswalpdp.kemenkeu.go.id.

Berapa dana yang diterima? Tabel per negara dalam Rupiah

Ini adalah bagian yang paling dicari dan paling jarang disajikan secara spesifik. Besaran dana LPDP mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan yang berlaku dan disesuaikan mengikuti Standar Biaya Masukan (SBM) yang ditetapkan setiap tahun oleh Kemenkeu. Angka di bawah ini adalah kisaran berdasarkan SBM terbaru:

Negara Tujuan Living Allowance per Bulan Travel Allowance (lump sum) Asuransi Kesehatan
Amerika Serikat Rp 40 juta hingga Rp 45 juta Rp 20 juta hingga Rp 25 juta Ditanggung LPDP
Inggris Rp 38 juta hingga Rp 44 juta Rp 18 juta hingga Rp 22 juta Ditanggung LPDP
Australia Rp 36 juta hingga Rp 42 juta Rp 18 juta hingga Rp 22 juta Ditanggung LPDP
Jepang Rp 35 juta hingga Rp 40 juta Rp 15 juta hingga Rp 20 juta Ditanggung LPDP
Eropa Barat (Belanda, Jerman, Prancis, Belgia, Swedia, Norwegia) Rp 28 juta hingga Rp 38 juta Rp 15 juta hingga Rp 20 juta Ditanggung LPDP
Eropa Timur (Polandia, Ceko, Hungaria) Rp 20 juta hingga Rp 28 juta Rp 12 juta hingga Rp 16 juta Ditanggung LPDP
Asia Tenggara (Singapura, Malaysia) Rp 18 juta hingga Rp 25 juta Rp 8 juta hingga Rp 12 juta Ditanggung LPDP
Negara berkembang lainnya Rp 12 juta hingga Rp 18 juta Rp 6 juta hingga Rp 10 juta Ditanggung LPDP

Angka-angka di atas mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan yang berlaku. LPDP menyesuaikan tarif living allowance mengikuti Standar Biaya Masukan (SBM) yang ditetapkan setiap tahun oleh Kemenkeu. Pastikan selalu mengecek lampiran SBM terbaru di situs resmi LPDP karena tarif dapat berubah setiap tahun anggaran.

Selain komponen di atas, dana visa juga termasuk dalam cakupan travel allowance. Biaya visa diklaim setelah keputusan beasiswa diterima, dengan tenggat klaim biasanya 30 hari setelah keberangkatan.

Syarat kelayakan 2026

Berikut persyaratan lengkap untuk mendaftar program LPDP magang non-gelar tahun 2026:

  • WNI (Warga Negara Indonesia) yang dibuktikan dengan KTP dan paspor aktif
  • Usia maksimal 35 tahun saat mendaftar (untuk jalur non-PNS)
  • IPK minimal 3,00 dari skala 4,00 untuk program magang S1, atau IPK terakhir untuk fresh graduate
  • Mahasiswa aktif semester 5 ke atas, atau sudah lulus (maksimal 2 tahun setelah wisuda)
  • Sudah memiliki surat penerimaan magang (offer letter) dari perusahaan atau institusi luar negeri sebelum mendaftar. Ini adalah syarat mutlak yang membedakan jalur non-gelar dari jalur beasiswa gelar
  • Tidak sedang mendapatkan beasiswa lain dari pemerintah Indonesia pada periode yang sama
  • Tidak pernah menerima LPDP untuk program magang sebelumnya
  • Memiliki kemampuan bahasa sesuai negara tujuan: TOEFL ITP minimal 500 atau IELTS 5,5 untuk negara berbahasa Inggris; sertifikat bahasa setara untuk negara berbahasa lain

Dokumen yang dibutuhkan

Siapkan semua dokumen berikut dalam format digital sebelum membuka portal pendaftaran. Portal LPDP memiliki batas ukuran file per dokumen dan tidak ada fitur simpan-sementara yang andal, jadi lebih baik semua berkas sudah siap sebelum mulai mengisi formulir:

Dokumen Format Catatan Penting
Surat penerimaan magang dari perusahaan (offer letter) PDF, kop surat resmi Harus mencantumkan nama pendaftar, posisi, durasi, dan nama perusahaan/institusi
Transkrip nilai resmi dari universitas PDF, cap basah atau tanda tangan elektronik rektor/dekan Transkrip yang tidak distempel atau tidak ada tanda tangan pejabat berwenang sering ditolak pada tahap administrasi
Ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL) PDF SKL berlaku untuk fresh graduate yang ijazahnya belum terbit
KTP dan paspor yang masih berlaku PDF atau JPEG Paspor harus berlaku minimal 18 bulan setelah tanggal magang selesai
Sertifikat kemampuan bahasa (TOEFL/IELTS atau setara) PDF Maksimal 2 tahun terakhir dari tanggal pendaftaran
Proposal rencana magang PDF, 500 hingga 800 kata Harus mencakup: tujuan magang, rincian aktivitas yang akan dilakukan, dan manfaat konkret bagi Indonesia pasca-magang. Ini salah satu dokumen yang paling menentukan lolos tidaknya administrasi
Surat rekomendasi PDF, 2 surat Dari dosen pembimbing atau atasan. Harus menggunakan kop surat resmi dan ditandatangani. Rekomendasi yang generik dan tidak menyebut prestasi konkret pendaftar sering menjadi penyebab penolakan
Foto formal terbaru JPEG, ukuran 3x4 Latar merah atau biru, pakaian formal, tidak mengenakan topi

Tahapan seleksi dan jadwal 2026

Berikut estimasi jadwal untuk gelombang 2 tahun 2026. Jadwal ini berdasarkan pola tahun-tahun sebelumnya. LPDP dapat mengubah jadwal sewaktu-waktu, jadi pantau selalu laman resmi lpdp.kemenkeu.go.id dan akun resmi LPDP di media sosial untuk informasi terkini:

Tahap Estimasi Waktu (Gelombang 2) Yang Perlu Disiapkan
Pendaftaran online via beasiswalpdp.kemenkeu.go.id Mei hingga Juli 2026 Semua dokumen lengkap, akun portal sudah aktif
Seleksi administrasi 2 hingga 3 minggu setelah batas pendaftaran Pantau email dan portal secara aktif
Seleksi substansi (wawancara dan esai) Agustus hingga September 2026 Latihan wawancara, siapkan argumen kontribusi pasca-magang
Pengumuman hasil Oktober 2026 Siapkan rencana berangkat dan proses pengurusan visa
Proses pencairan dana dan keberangkatan November hingga Desember 2026 Buka rekening yang bisa menerima transfer internasional jika diperlukan

9 langkah pendaftaran online secara konkret

Banyak panduan berhenti di "kunjungi portal LPDP." Berikut langkah-langkah yang sebenarnya terjadi setelah kamu membuka situs pendaftaran:

  1. Buat akun di beasiswalpdp.kemenkeu.go.id

    Gunakan alamat email aktif yang kamu pantau setiap hari. Email ini akan menjadi jalur komunikasi utama LPDP. Verifikasi akun melalui tautan yang dikirim ke email tersebut.

  2. Pilih jenis beasiswa yang tepat

    Pada menu pemilihan program, cari kategori Beasiswa Non-Gelar atau Beasiswa Pendidikan Indonesia jalur non-gelar. Jangan salah pilih dengan LPDP Reguler yang diperuntukkan gelar S2/S3.

  3. Isi data diri dan riwayat pendidikan

    Nama harus sama persis dengan KTP dan paspor. Kesalahan ketik pada nama atau nomor identitas dapat menyebabkan berkas tidak lolos verifikasi administrasi.

  4. Unggah transkrip dan ijazah

    Pastikan file PDF terbaca jelas dan tidak terpotong. Ukuran file biasanya dibatasi maksimal 2 MB per dokumen. Compress file jika perlu, tapi pastikan kualitas teks tetap terbaca.

  5. Unggah surat penerimaan magang (offer letter)

    Ini adalah dokumen paling krusial untuk jalur non-gelar. Offer letter harus berasal dari perusahaan atau institusi luar negeri yang terdaftar secara legal, bukan dari individu atau lembaga tidak resmi.

  6. Tulis proposal rencana magang langsung di portal atau unggah file

    Beberapa siklus pendaftaran LPDP menyediakan kolom teks langsung di portal, siklus lain meminta file PDF. Siapkan versi keduanya. Proposal yang kuat menyebutkan nama perusahaan, posisi spesifik, keterampilan yang akan dipelajari, dan bagaimana keterampilan itu akan diaplikasikan di Indonesia setelah pulang.

  7. Unggah surat rekomendasi

    Minta pemberi rekomendasi untuk mengirim surat langsung ke email kamu dalam waktu yang cukup. Jangan menunggu terlalu dekat dengan batas waktu pendaftaran karena surat rekomendasi sering menjadi dokumen yang paling lambat masuk.

  8. Unggah sertifikat bahasa dan foto formal

    TOEFL atau IELTS yang sudah kedaluwarsa (lebih dari 2 tahun) tidak diterima. Jika sertifikatmu hampir kedaluwarsa, jadwalkan ulang tes sebelum membuka pendaftaran.

  9. Submit dan simpan nomor pendaftaran

    Setelah submit, sistem akan menampilkan nomor pendaftaran unik. Simpan nomor ini di tempat yang aman karena dibutuhkan untuk memantau status seleksi dan komunikasi dengan panitia LPDP. Cek juga email konfirmasi dan pastikan masuk ke kotak masuk, bukan folder spam.

Tips persiapan proposal: Proposal rencana magang yang lolos seleksi biasanya menyebutkan nama program atau proyek spesifik di perusahaan tujuan, bukan sekadar nama perusahaan dan posisi. Misalnya, bukan hanya "magang di Google sebagai Software Engineer" tapi "berkontribusi pada tim Machine Learning Infrastructure Google untuk meningkatkan efisiensi pipeline data yang relevan dengan pengembangan sistem rekomendasi berbasis AI di Indonesia."

Mulai siapkan profil magangmu sekarang

Salah satu syarat yang sering menghambat pendaftaran LPDP magang adalah tidak adanya offer letter saat formulir dibuka. Artinya, proses pencarian dan aplikasi ke perusahaan luar negeri harus dimulai jauh sebelum portal LPDP dibuka. Lihat contoh profil mahasiswa bisnis untuk gambaran standar profil yang diharapkan perekrut internasional saat mengevaluasi pelamar magang dari Indonesia.

Internship Abroad membantu mahasiswa Indonesia menemukan perusahaan magang di luar negeri, mendapatkan offer letter, dan mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan untuk aplikasi LPDP. Buat profil gratis sekarang dan sebutkan negara serta bidang yang kamu minati agar kami bisa mencocokkan dengan peluang yang sesuai.

Butuh offer letter untuk melengkapi berkas LPDP?

Buat profil magang internasional gratis dan mulai proses pencarian sekarang.

Daftar Gratis di Internship Abroad

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah LPDP bisa digunakan untuk magang (bukan kuliah)?

Ya. LPDP memiliki program Beasiswa Non-Gelar untuk magang internasional melalui program Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) jalur non-gelar. Program ini berbeda dari beasiswa S2/S3. Pendaftar harus sudah memiliki surat penerimaan magang dari perusahaan atau institusi di luar negeri sebelum mendaftar.

Berapa lama maksimal durasi magang yang dibiayai LPDP?

Maksimal 6 bulan untuk program magang standar. Untuk program magang yang merupakan bagian dari kurikulum resmi (Praktik Kerja Lapangan wajib), durasi dapat menyesuaikan dengan kurikulum yang sudah diakui. Dana living allowance dibayarkan proporsional sesuai durasi yang disetujui.

Apakah bisa bekerja paruh waktu selama magang berbeasiswa LPDP?

Tidak dianjurkan. Penerima beasiswa LPDP wajib fokus pada program yang dibiayai dan melaporkan kegiatan secara berkala. Bekerja paruh waktu di luar kerangka magang dapat dianggap melanggar komitmen beasiswa, terutama jika bertentangan dengan ketentuan visa di negara tujuan.

Negara mana saja yang bisa dituju dengan LPDP magang?

LPDP tidak membatasi negara tujuan secara eksplisit, namun negara tujuan harus memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia dan menjamin keamanan penerima beasiswa. Negara yang sering disetujui: Amerika Serikat, Inggris, Belanda, Jerman, Australia, Jepang, Korea Selatan, dan Singapura.

Apakah visa termasuk dalam cakupan dana LPDP magang?

Ya. LPDP menanggung biaya visa sebagai bagian dari komponen dana perjalanan (travel allowance). Penerima mengajukan klaim biaya visa dengan melampirkan bukti pembayaran setelah mendapat keputusan beasiswa. Proses pengembalian dana biasanya 2 hingga 4 minggu setelah dokumen lengkap.

Apakah mahasiswa yang sudah pernah magang ke luar negeri bisa mendaftar LPDP lagi?

Jika sebelumnya tidak menggunakan dana LPDP, bisa mendaftar. Jika sudah pernah menerima beasiswa magang dari LPDP sebelumnya, pada umumnya tidak bisa mendaftar program yang sama untuk periode berbeda. Namun, penerima beasiswa magang LPDP tetap bisa mendaftar beasiswa gelar (S2/S3) di kemudian hari selama memenuhi syarat.